Anwar Sanusi: Tingkatan Layanan Pendidikan untuk Sambut Revolusi Industri 4.0

Anwar Sanusi: Tingkatan Layanan Pendidikan untuk Sambut Revolusi Industri 4.0

Samarinda - Rembuk Pendidikan mengangkan tema "Strategi Peningkatan SDM Unggul Wujudkan Kalimantan Timur Berdaulat" dan Sosialisasi Aplikasi Penilaian Angka Kredit Fungsional Guru dan Pengawas Provinsi Kalimantan Timur dibuka langsung oleh Kadisdikbud Prov. Kaltim Anwar Sanusi, M.Pd dan dihadiri Ketua Dewan Pendidikan Prov. Kaltim Hj. Encik Wdyani Syaraddin, SKM, MQIH, MKKS Kabupaten/Kota, PGRI dan Pejabat Eselon III dan IV dilingkungan Disdikbud Prov. Kaltim.

Mengingat terpilihnya Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara (IKN) dan revolusi industri 4.0, tidak dapat kita pungkiri Kalimantan Timur harus mulai berbenah dengan cepat. Dengan demikian canggihnya teknologi yang sedang berkembang secara signifikan di berbagai lintas sektor pendididkan.

Dampak revolusi industri 4.0 yakni dengan adanya 'digitalisasi sistem' menuntut kita semua secara mental maupun fisik agar mampu dengan cepat beradaptasi dengan perubahan yang ada.

Demikian halnya dalam peningkatan pelayanan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan beberapa aplikasi berbasis web, aplikasi yang diadakan diantaranya:

1. Aplikasi Sistem Informasi Pendidikan Kaltim/Data Center Pendidikan

2. Aplikasi Pengelolaan Surat dan Arsip Surat

3. Aplikasi Penilaian Angka Kredit Fungsional Guru dan Pengawas

4. Aplikasi Beasiswa Kaltim Tunas, aplikasi ini memperoleh juara Pertama Layanan dan Keterbukaan Informasi

5. Aplikasi Media Pembelajaran

Sehingga pada kesempatan ini, aplikasi yang akan disosialisasikan dengan model workshop adalah Aplikasi Penilaian Angka Kredit Fungsional Guru dan Pengawas.

Dr. Hendro Kuncoro selaku ketua penyelenggara melaporkan peserta Rembuk Pendidikan berjumlah 63 orang terdiri dari unsur MKKS SMA, SMK dan SLB se Kaltim, Disdik Kabupaten/Kota se Kaltim, Kantor Kementerian Agama Prov. Kaltim, Pengurus Dewan Pendidikan, Pengurus PGRI Prov. Kaltim, Kantor Bahasa Kemendikbud Prov. Kaltim, Bidang Pembinaan SMA, SMK dan Pendidikan Khusus Disdikbud Prov. Kaltim, UPTD dilingkungan Disdikbud Prov. Kaltim dan Dewan Kesenian Prov. Kaltim, selain itu untuk peserta Sosialisasi Aplikasi Penilaian Angka Kredit Fungsional Guru dan Pengawas berjumlah 56 orang terdiri dari perwakilan MKKS SMA, SMK dan SLB Kaltim.

Kadisdikbud Prov. Kaltim Anwar Sanusi dalam sambutannya menekankan untuk terus meningkatkan layanan pendidikan dan hasil rembuk diharapkan melahirkan rekomendasi dan solusi untuk mewujdkan visi misi pemerintah Kalimantan Timur.

"Disadari bersama bahwa saat ini adalah momentum penting bangsa Indonesia untuk lebih fokus pada peningkatan layanan pendidikan. Kesadaran tersebut mengingat pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menghadapi berbagai tantangan di masa datang." tutur Anwar.

Kami harapkan pada akhir kegiatan rembuk ini dapat melahirkan solusi dan rekomendasi dari berbagai permasalahan di dunia pendidikan untuk mewujudkan visi misi pemerintah Kalimantan Timur". imbuhnya.

"

 

 

  • Tags:

Tuliskan Komentar Anda disini

Captcha tidak terbaca? klik disini untuk refresh.

Subscribe To Newsletter

Every week Get our latest update to your email.

!