Bidang Kebudayaan Selenggarkan Workshop Perawatan Cagar Budaya dan Permuseuman

Bidang Kebudayaan Selenggarkan Workshop Perawatan Cagar Budaya dan Permuseuman

Samarinda - Cagar budaya merupakan warisan budaya berupa benda alam maupun hasil karya manusia dimasa lampau berupa bangunan, struktur, situs dan kawasan cagar budaya baik di darat maupun di air.

Untuk itu Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Kaltim selenggarakan Workshop Perawatan Cagar Budaya dan Permuseuman Kalimantan Timur tahun 2020 dan mengundang 40 Juru Pelihara dari 10 Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim Anwar Sanusi, M.Pd dalam wawancara setelah membuka kegiatan secara resmi mengharapkan agar juru pelihara memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang tata cara perawatan benda-benda cagar budaya khususnya yang terbuat dari kayu dan logam.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Cagar Budaya ini memiliki nilai penting di mata dunia bahkan salah satu cagar budaya yaitu "Sangkulirang Mangkalihat Karts" yang diduga merupakan bentang karts terpanjang dan tertua di dunia yang terletak di Kutai Timur dan Berau sedang dalam proses pengusulan sebagai warisan budaya dunia.

"Ini merupakan salah satu potensi yang baru dimiliki Kalimantan Timur dan tidak dimiliki oleh daerah lain dan memiliki potensi wisata yang luar biasa, oleh karena itu potensi-potensi cagar budaya yang berada di Kalimantan Timur perlu kita rawat dan dijaga bersama agar tetap lestari dan dapat kita wariskan kepada generasi penerus kita sebagai bukti sejarah yang dapat menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan generasi terhadap bangsa dan leluhurnya yang memiliki karya-karya yang istimewa." Tambah Anwar.

Dra. Effy Susanti selaku Kepala Bidang Kebudayaan menuturkan narasumber dalam workshop kali ini yaitu Kepala BPCB Prov. Kaltim (Badan Pelestarian Cagar Budaya)  Dr. Muslimin A.R. Effendy, M.Hum., Kepala Seksi Perlindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Prov. Kaltim Drs. Budi Setiawan, dan Konsevator Unit Kerja Pemeliharaan Jely Norita, S.Si.

Kegiatan Workshop digelar mulai 11 - 13 Februari bertempat di Hotel Royal Park, Jalan Sentosa, Samarinda.

 

  • Tags:

Tuliskan Komentar Anda disini

Captcha tidak terbaca? klik disini untuk refresh.

Subscribe To Newsletter

Every week Get our latest update to your email.

!