Bunda PAUD Kaltim: Usia Keemasan Anak Perlu Dijaga dan Dipelihara

Bunda PAUD Kaltim: Usia Keemasan Anak Perlu Dijaga dan Dipelihara

Samarinda - Rapat Koordinasi Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Timur yang dilaksanakan pada 15 Juli diikuti Ka. Sub Direktorat Sarana Prasarana Direktorat Pembinaan PAUD, Drs.  Muhammad Ngasmawi, Bunda PAUD Kabupaten/Kota se Kaltim, Ketua Pokja PAUD se Kaltim, dan Koordinator Bidang Pokja Bunda PAUD Kab/Kota se Kaltim melalui Video Conference. (15/7).

Acara pembukaan dihadiri Seketaris Daerah Prov. Kaltim Ir. M. Syabani, M.Sc., Bunda PAUD Prov. Kaltim Norbaiti Isran Noor dan Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dra. Healthyana Martha Mou, M.Si., bertempat di Kantor Gubernur jalan Gadjah Mada, No. 2, Samarinda.

Sekertaris Daerah Ir. Syabani, M.Sc mewakili Gubernur dalam sambutannya menyampaikan dampak Covid-19 yang memberpangaruhi banyak aspek termasuk pendidikan jangan dijadikan alasan untuk berhenti dan berputus asa, para peserta rapat diminta untuk terus berinovasi sehingga pendidikan anak usia dini terus berjalan dan dapat menjadi perhatian.

"Dengan adanya wabah Covid-19 telah memberikan dampak yang luar biasa di semua sektor baik sosial, ekonomi, budaya dan termasuk pendidikan. Pemerintah pusat dalam rangka mengkampanyekan pencegahan Covid-19 menginstruksikan agar bekerja, beribadah dan belajar dilakukan dirumah kecuali kondisi yang memungkinkan untuk dilaksanakan ditempat yang bisa digunakan dengan menerapkan protokol kesehatan." ujar Syabani.

"Tentunya kondisi ini jangan membuat kita berhenti dan berputus asa tapi kita hadapi dengan kesabaran dan selama pandemi ini kita harus berupaya berinovasi sehingga pendidikan khususnya Pendidikan Anak Usia Dini agar terus berjalan dan harus mendapat perhatian yang besar dari kita semua." tambahnya.

Syabani menambahkan sebelum membuka acara berharap Lembaga PAUD untuk kedepannya terus meningkatkan sistem pendidikan, memperbaiki fasilitas dan membangun komunikasi dengan orang tua anak peserta didik.

"Saya berharap Lembaga PAUD kedepan terus meningiatkan sistem pendidikannya, memperbaiki fasilitas dan kebutuhannya peningkatan mutu guru dan pendidik serta tetap membangun komunikasi dengan orang tua dan kelaurga anak hingga pendidikan PAUD semakin lebih baik.Pemerintah Provinsi Kaltim tetap mendukung dan memberikan apresiasi yang tinggi pada kegiatan Rakor Bunda PAUD pada hari ini, mari kita gunakan waktu dan kesempatan ini untuk mendalami masalah dan mencari solusi untuk saling bertukar informasi, pengetahuan dan keahlian masing-masing daerah", tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Prov. Kaltim, Norbaiti Isran Noor menyampaikan masa usia keemasan anak perlu dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya, masa tumbuh kembang fisik dan perkembangan otak harus distimulasi dengan baik, dan beliau mengharapkan Pendidikan Anak Usia Dini sebagai wadah pembinaan anak dengan menumbuh kembangkan potensi yang dimiliki setiap anak.

"Masa usia anak adalah masa keemasan, masa tumbuh kembang fisik dan pertumbuhan otak yang harus dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya, baik dari segi pemenuhan kebutuhan gizinya, vitamin dan pendidikannya itu sendiri. Saya berharap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dijadikan sebagai wadah pembinaan anak sejak usia dini. Anak-anak diberikan stimulan untuk menumbuh kembangkan potensi sehingga anak dapat menemukan kepribadiannya sejak dini." tutur Norbaiti.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dra. Healthyana Martha Mou, M.Si mewakili Kadisdikbud Prov, Kaltim dalam laporannya menyampaikan materi-materi yang akan diangkat pada Rakor kali ini antara lain, Kebijakan Program PAUD yang berkualitas, Program Kerja Bunda PAUD Prov. Kaltim, Testimoni Bunda PAUD tingkat Nasional, Layanan Kesehatan dimasa pandemi Covid-19, dan Layanan dan Perlindungan Anak selama pandemi Covid-19.

 

 

  • Tags:

Tuliskan Komentar Anda disini

Captcha tidak terbaca? klik disini untuk refresh.

Subscribe To Newsletter

Every week Get our latest update to your email.

!