FLS2N Anak Berkebutuhan Khusus Semua Jenjang digelar via Daring

FLS2N Anak Berkebutuhan Khusus Semua Jenjang digelar via Daring

Samarinda – Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional  Anak Berkebutuhan Khusus (FLS2N ABK) yang digelar secara daring/online Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020 diikuti semua jenjang mulai dari SDLB, SMPLB, serta SMALB yang berasdal dari 36 Sekolah Luar Biasa/Khusus yang ada di Kalimantan Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari, mulai 31 Agustus – 1 September 2020 bertujuan selain menentukan siswa yang dapat mewakili Provinsi Kalimantan Timur pada FLS2N-ABK tingkat Nasional, juga untuk menumbuhkembangkan sikap sportivitas dan kompetitif, serta meningkatkan kreativitas dan motivasi untuk mengekspresikan diri dibidang seni.

Dra. Healthyana Marta Mou, selaku ketua penyelanggara dalam laporannya menyampaikan ada 11 cabang lomba dalam kegiatan FLS2N-ABK kali ini.

“Ada 11 cabang lomba yang akan kita gelar melalui jalur daring/online dimana para peserta di tiap daerah menunjukkan bakat melalui media system daring, lomba-lomba tersebut yaitu Menyanyi jenjang SDLB untuk disabilitas netra/grahita/daksa/autis, Menyanyi jenjang  SMPLB/SMALB untuk disabilitas netra/grahita/daksa/autis,  Melukis  jenjang SDLB, SMPLB dan SMALB untuk disabilitas rungu/daksa/autis, Desain Grafis jenjang SMPLB/SMALB untuk disabilitas rungu/daksa/autis, Menari jenjang SMPLB/SMALB untuk disabilitas rungu, grahita/daksa/autis, MTQ jenjang SMPLB/SMALB untuk disabilitas netra/grahita/daksa/autis,  Pantomim jenjang SMPLB/SMALB untuk disabilitas netra/grahita/daksa/autis, Cipta Komik Strip dan Cipta dan Baca Puisi jenjang SMPLB/SMALB untuk disabilitas netra/daksa/autis.” Tutur Martha.

Anwar Sanusi, M.Pd dalam sambutan sebelum membuka kegiatan tersebut menghimbau agar para juri dan panitia yang hadir dalam proses penilaian di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Kaltim untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan bersikap sukbyektif dan profesional.

“Juri dan para panitia yang hadir dalam acara ini harus benar-benar memperhatikan protokol kesehatan, jangan lepas masker walaupun dalam ruangan, dan jaga jarak. Selain itu saya harapkan juri dapat bersikap subyektif dan profesional dalam penentuan pemenang.” Ungkap Anwar.

 

  • Tags:

Tuliskan Komentar Anda disini

Captcha tidak terbaca? klik disini untuk refresh.

Subscribe To Newsletter

Every week Get our latest update to your email.

!