Kadisdikbud: Peserta Harus Menghasilkan Materi Distance Learning untuk Kemudahan Pembelajaran

Kadisdikbud: Peserta Harus Menghasilkan Materi Distance Learning untuk Kemudahan Pembelajaran

Samarinda – Coronavirus COVID-19 yang masih terus mewabah Negara Republik Indonesia hingga saat ini diprediksi akan terus ada hingga akhir tahun 2020. Hal ini akan terus mempengaruhi sistem pembelajaran seluruh siswa-siswi sekolah yang ada di Indonesia dengan menggunakan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (Distance Learning), khususnya bagi siswa-siswi SMA/SMK/SLB se Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Anwar Sanusi, M. Pd dalam sambutannya menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan Pelatihan Pembelajaran Jarak Jauh (Distance Learning) adalah diharapkannya menghasilkan sebuah produk yang nantinya akan terus digunakan selama pandemi berlansung.

“Di dalam kegiatan ini, diikuti oleh 30 orang dan saya minta dalam sehari bisa memproduksi 1 materi pembelajaran, kemudian hingga tanggal 25 nanti harus ada 1 video yang bisa dimanfaatkan oleh teman-teman lain yang belum bisa mengikuti kegiatan ini atau minimal materinya saja yang bisa digunakan di tempat lain.” ungkap Anwar.

Ia menambahkan bahwa memang sistem Distance Learning banyak kendalanya dari berbagai kalangan terutama soal teknologi.

“Kendalanya apa? Banyak guru-guru yang belum punya laptop, maksudnya bukan tidak pernah punya laptop ya, tapi, laptopnya ini mungkin sudah jadul. Jadi di dalam program saya, akan ada kemungkinan kita memberikan unit laptop baru kepada guru-guru yang membutuhkan. ‘One Teacher, One Laptop. One Teacher, One Android’. Tapi, memang butuh waktu yang tidak sebentar karena pandemi yang masih berlangsung.” tambahnya.

Anwar juga menjelaskan bahwa ia memiliki program lain yang diberi nama SIPUBER, program ini akan digunakan untuk sistem pengambilan keputusan berbasis elektronik. SIPUBER akan diperuntukkan kepada Guru-guru yang ingin berurusan ke kantor Disdikbud, salah satunya adalah mengurus kenaikan pangkat. Ke depannya, penggunaan SIPUBER ini akan mempermudah guru-guru untuk mengurus berkas persyaratan, hanya dengan meng-upload berkas-berkas tersebut ke SIPUBER.

Program ini akan diterapkan di Disdikbud Provinsi Kalimantan Timur secepatnya karena masih menunggu website yang sedang dipersiapkan, ia berharap guru-guru di Kalimantan Timur harus mengetahui program ini untuk kemudahan bersama. Program ini tidak akan hanya digunakan oleh Kantor Pusat, tapi, juga Dinas Cabang untuk mengurus rapor elektronik, dan lain-lain.

  • Tags:

Tuliskan Komentar Anda disini

Captcha tidak terbaca? klik disini untuk refresh.

Subscribe To Newsletter

Every week Get our latest update to your email.

!