Kegiatan Pelaporan dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan DAK SMK tahun 2020

Kegiatan Pelaporan dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan DAK SMK tahun 2020

Samarinda -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur melalui Bidang Pembinaan SMK menggelar Kegiatan Pelaporan dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sekolah Menengah Kejuruan tahun 2020 bertempat di Hotel Mercure Samarinda Jalan Mulawarman No. 171, Samarinda. (12/11).

Dasar penetapan DAK SMK berasal dari usulan sekolah melalui aplikasi E-Krisna atau KRISNA-DAK sebuah platform perencanaan dan anggaran yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) RI yang didukung oleh Knowledge Sector Initiative (KSI)  yang disoundingkan dengan Dapodik, setelah sekolah mengusulkan kemudian ditetapkan oleh Pusat yaitu Direktorat PSMK Kemendikbud. Total sekolah yang menerima DAK tahun 2020 sebanyak 28 SMK se Kalimantan Timur. 

Dalam wawancara setelah membuka kegiatan yang diadakan selama 3 hari tersebut yaitu mulai 12 - 14 November 2020 tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Kaltim Anwar Sanusi, M.Pd menyampaikan dalam usulan sekolah yang mendapatkan DAK, Disdikbud tidak mencampuri dan hanya melakukan evaluasi.

"Semua kegiatan yang masuk dalam DAK menggunakan manajemen MBS (Manajemen Berbasis Sekolah), sekolah lah yang tahu kebutuhannya, kepentingannya, kami Dinas Pendidikan tidak mencampuri urusan sekolah melainkan kita hanya evaluasi", ungkap Anwar.

Anwar juga mengharapkan agar  kegiatan DAK Fisik hingga pelaporan agar dikerjakan dengan sebaik-baiknya.

"Harapan kita selain DAK Fisiknya terlaksana dengan baik, pelaporannya juga baik, keduanya saling mendukung", tambahnya.

Adapun peserta berjumlah 56 orang yang berasal dari Kepala Sekolah dan Bendahara 28 SMK penerima DAK.

Dalam kesempatan yang sama, Idhamsyah, M.Si selaku Kepala Bidang Pembinaan SMK mengharapkan melalui kegiatan ini agar sekolah bisa cepat dan tepat dalam pelaksanaan pelaporan dan pertanggungjawaban, jika ada kendala segera bisa ditemukan solusinya.

"Kami berharap pelaksanaan pelaporan dan pertanggung jawaban DAK tahun 2020 berjalan dengan baik,kami memberikan solusi dan jalan keluar jika ditemui kendala dan pihak sekolah lebih cepat dan aktif dalam pelaporan yang baik", tutur Idham.

"Kalau Kepala Sekolah mau sekolahnya bagus, Kepala Sekolahnya lah yang harus bekerja keras, kami akan beri dan ada tanda tangan kontrak", tambahnya.

Pemateri berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim, Selain Kadisdikbud, turut hadir dalam pembukaan tersebut Sekertaris Sofia Rahmi, M.Si.

 

 

  • Tags:

Tuliskan Komentar Anda disini

Captcha tidak terbaca? klik disini untuk refresh.

Subscribe To Newsletter

Every week Get our latest update to your email.

!