Kembali Siswi Perwakilan Kaltim Juara 1 Nasional dalam FLS

Kembali Siswi Perwakilan Kaltim Juara 1 Nasional dalam FLS

Jakarta - FLS menjadi ajang apresiasi tahunan atas capaian Gerakan Literasi Sekolah yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan. Lebih dari tiga puluh komunitas, lembaga pemerintah, mitra, penerbit, aplikasi, dan sekolah (Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Sekolah Luar Biasa) ikut terlibat dalam pelaksanaan FLS ke-3 ini yang dilaksanakan mulai tanggal 26 sampai dengan 29 Juli 2019, di Plaza Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikbud, Jakarta.

Tidak ketinggalan Bidang Pembinaan Khusus Layanan Khusus Disdikbud Kaltim turut mengirimkan siswa siswi terbaik Kalimantan Timur jenjang SLB, SD/MI, SMP/MTs  dalam ajang Festival Literasi Sekolah (FLS) dengan mengangkat tema "Multiliterasi: Mengembangkan Kemandirian dan Menumbuhkan Inovasi”.

Kembali mengharumkan nama Kalimantan Timur di tingkat nasional, sejumlah siswa-siswi menyabet juara nasional dalam Festival bergengsi yang diikuti seluruh peserta didik terbaik se Indonesia ini.

Berikut daftar nama peraih juara dalam Festival Literasi Sekolah tingkat Nasional tahun 2019: 

Sugianto, M.Pd Koordinator Olimpiade Festival dan Lomba SD, SMP dan SLB Disdikbud Prov. Kaltim menjelaskan prestasi yang didapat kontingen Kaltim tak lepas dari peran para guru, orang tua dan Pemerintah Provinsi Kaltim sendiri dan berharap capaian prestasi para peserta bisa menjadi motivasi bagi siswa siswi di sekolah lainnya.

"Harapan kedepan sekolah-sekolah di Kaltim dapat terus meningkatkan kemampuan literasi peserta didik mereja melalui penguatan di satuan pendidikan." harapnya.

Sugianto pun mendorong agar gerakan literasi disekolah dimassifkan agar karakter siswa semakin mantap, apalagi di era terbuka dan maju seperti sekarang ini pengaruh budaya luar biasa mengancam karakter siswa dengan berbagai bentuk.

"Salah satu bentuk penguatan karakter adalah penyelenggaraan kegiatan ekstrakulikuler di sekolah yang melibatkan olah hati, olah rasa dan olah pikir. Dalam hal ini dikenal dengan sebutan wadah atau bengkel sastra, dimana disini berkumpul peserta didik yang memiliki kegemaran menulis dan membaca." ungkap Alumnus FKIP Unmul ini.

"Hal ini juga selaras dengan visi misi Kaltim Berdaulat dalam pembangunan Sumber Daya Manusia yang berakhlak mulia dan berdaya saing, terutama perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas." tambahnya. (Gie/Hrm)

(foto credit: kaltimtoday)

 

 

  • Tags:

Tuliskan Komentar Anda disini

Captcha tidak terbaca? klik disini untuk refresh.

Subscribe To Newsletter

Every week Get our latest update to your email.

!