Pustekkom adakan Bimbingan Teknis Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK)

Pustekkom adakan Bimbingan Teknis Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK)

Samarinda - Perkembangan teknologi dan komunikasi (TIK) saat ini semakin pesat memberikan tantangan tersendiri bagi semua aspek kehidupan. Aktifitas keseharian senantiasa secara langsung atau tidak langsung bersentuhan dengan perangkat teknologi. Namun pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan dirasa belum optimal, khususnya bagi guru yang mengembangkan model pembelajaran yang mengintegrasikan TIK. Saat ini, dengan berkembangnya koneksi internet yang kian meluas dapat menjadi sarana bagi guru dalam mencari sumber belajar.

Oleh karena itu, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) sebagai salah satu unsur pendukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di bidang pengembangan dan pendayagunaan TIK untuk pendidikan dan kebudayaan yang telah mengembangkan berbagai produk di antaranya adalah portal pembelajaran berupa Rumah Belajar serta sebagai penanggungjawab dan pengelolaan TIK untuk pendidikan secara nasional.

Pustekkom mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK Level 3) dan Pemilihan Duta Rumah Belajar Prov. Kaltim tahun 2019. (29/7).

Duta Rumah Belajar merupakan agen dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam melakukan pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pembelajaran dari Pemerintah yaitu Rumah Belajar.

Pembukaan kegiatan dihadiri Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Timur) M. Hartanto, SH., M.Ed dan dibuka oleh I Nengah Arum, S.Pd mewakili Kepala UPTD Tekkom & Infodik Disdikbud Prov. Kaltim.

Hartanto dalam sambutannya menyampaikan agar kegiatan diikuti secara serius dan seksama oleh guru sebagai peserta melihat pentingnya pemilihan media untuk proses belajar mengajar.

"Salah satu faktor yang menunjang keberhasilan proses belajar mengajar itu adalah media yang digunakan, itulah sebabnya mengapa pemilihan dalam menetapkan media belajar merupakan hal yang sangat penting dan harus dipertimbangkan secara seksama oleh guru." tuturnya.

"Karena pentingnya pemilihan media, mengharuskan guru melihat, memilih media apa saja yang relevan dan tepat dan sesuai dengan situasi perkembangan zaman saat ini salah satunya media yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi." tambah Hartanto.

LPMP bertugas membantu Pemerintah Daerah dalam bentuk supervisi, bimbingan, arahan, saran dan bantuan teknis kepada sekolah dalam berbagai upaya menjamin mutu sekolah untuk mencapai standar nasional pendidikan.

I Nengah Arum mewakili Kepala UPTD Tekkom & Infodik dalam sambutannya sekaligus membuka acara menyampaikan para peserta diharapkan dapat menyempurnakan kelas maya dan dapat mengembangkan media pembelajaran sejenis di sekolah masing-masing.

"Kami harapkan para peserta dapat menyempurnakan kelas maya dan diterapkan dengan para siswa, selain itu peserta juga diharapkan akan mensosialisasikan fitur yang ada di portal Rumah Belajar." ucap I Nengah.

Semoga kegiatan Bimtek PembaTIK (Pembelajaran Berbasis TIK) dapat menginspirasi peserta untuk mengembangkan media pembelajaran sejenis ketika kembali ke sekolah serta mampu menjadikan pendidikan di Indonesia bermutu, berkarakter dengan guru-guru yang berdedikasi." tambahnya.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 29-31 Juli 2019 bertempat di Hotel Royal Park, Jalan Sentosa, Samarinda. Peserta berjumlah 30 orang se Kalimantan Timur. hrm.

 

  • Tags:

Tuliskan Komentar Anda disini

Captcha tidak terbaca? klik disini untuk refresh.

Subscribe To Newsletter

Every week Get our latest update to your email.

!