Selamat Datang di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur | Selamat Datang di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur | Selamat Datang di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur | Selamat Datang di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur

120 Guru PAI Ikuti Pelatihan

Selasa, 18 Oktober 2011

SAMARINDA – Terhitung sekitar 120 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) se Kalimantan Timur mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kalimantan Timur bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Samarinda.

“Setiap tahun Disdik Kaltim bekerjasama dengan perguruan tinggi melakukan pelatihan atau pendidikan dengan pola waktu singkat bagi para guru PAI di kabupaten dan kota se-Kaltim,” kata Kepala Disdik Kaltim H Musyahrim usai membuka Pelatihan Guru Pendidikan Agama Islam di Samarinda, Senin (17/10).

Menurut dia, tahun lalu sebanyak 300 guru telah diberikan sertifikasi dan lanjut tahun ini ada sekitar 100 orang lagi yang akan di sertifikasi. Namun, untuk menunjang itu semua, pihak Disdik Kaltim menjalin kerjasama dengan pihak perguruan tinggi seperti STAIN Samarinda ini.

Karena melalui pelatihan-pelatihan inilah maka diharapkan akan mamopu meningkatkan kualifikasi serta kompetensi para guru agama khususnya untuk mengajarkan pendidikan agama Islam di sekolah negeri maupun swasta.

Bahkan, sekolah yang berada dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) maupun yang berada di bawah binaan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Sebab, sesuai dengan komitmen Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dalam program prioritas pembangunan pendidikan Kaltim.

Melalui program Kaltim Cemerlang (cerdas, merata dan prestasi gemilang) sebagai upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Kaltim yang diharapkan akan berimbas pada peningkatan taraf hidup masyarakat secara menyeluruh.

Ditambahkannya, hal ini menunjukkan bahwa Pemprov tidak pernah membeda-bedakan pendidikan bagi siapa saja serta untuk wilayah mana saja. Sebab, komitmen Gubernur bahwa pendidikan di kawasan kabupaten harus sama dengan pendidikan di kota baik kualitas maupun standar yang sesuai dengan pendidikan nasional. 

“Selain, sarana dan prasarana pendidikan juga para siswa didik diberikan perhatian yang besar melalui beasiswa dan Bosda (bantuan operasional sekolah daerah) dari pemerintah provinsi serta para tenaga pendidik atau guru diberikan insentif sebagai dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan guru,” jelasnya.

Termasuk, di sekolahkannya para guru untuk meningkatkan kompetensi atau kemampuan dan  jenjang pendidikan serta meningkatkan mutunya (kualifiukasi). Sehingga pengembangan program pendidikan di Kaltim akan mampu meningkatkan kualitas SDM secara menyuluruh.

“Komitmen Pemprov dengan dilakukannya MoU kepada seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim. Agar memberikan dukungan bagi penghasilan para guru baik guru swasta maupun negeri dari segala jenjang pendidikan. Selain, salah satu upaya untuk memotivasi pahlawan tanpa jasa itu bagi pendidikan Kaltim,” harap Musyahrim.

Sementara itu panitia Pelatihan Guru Pendidikan Agama Islam Bahrani M.Pd mengatakan pola pelatihan yang dilaksnaakan selama 10 hari sejak Ahad (16/10) hingga Senin (24/10) atau pola pembelajaran 100 jam.

“Pola pelatihan ini merupakan pola lanjutan setelah dilakukan pelatihan dasar. Dalam pola pelatihan ini akan dilakukan teori dan praktek bagi para guru PAI di tingkat sekolah dasar ini,” ujar Bahrani.

Pelatihan diikuti sekitar 120 guru sekolah dasar negeri dan swasta baik berstatus guru dari Kementerian Agama maupun Kementerian Pendidikan Nasional dari 13 kabupaten dan kota se-Kaltim, sedangkan Kabupaten Tana Tidung tidak mengikutkan guru untuk pelatihan.(yans/adv)

Sharing Berita