img
img

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Detail Berita

Pusat Diminta Tambah Kouta Guru Bersertifikasi

16 September 2015 | Oleh: NumesaNews

Pusat Diminta Tambah Kouta Guru Bersertifikasi

FOTO Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur Musyahrim

SAMARINDA- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meminta kepada pemerintah pusat, agar meninjau ulang kebijakan memberikan kuota hanya 5 persen untuk sertifikasi guru, karena jumlah guru yang bersertifikasi di daerah ini masih minim.

SAMARINDA- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meminta kepada pemerintah pusat, agar meninjau ulang kebijakan memberikan kuota hanya 5 persen untuk sertifikasi guru, karena jumlah guru yang bersertifikasi di daerah ini masih minim.
   
“Jumlah guru di Kaltim mencapai 48.572 orang. Dari jumlah itu, baru ada 12.351 guru yang bersertifikasi. Kalau bertahan dengan kuota ini, maka hingga 10 tahun mendatang belum tentu tuntas sertifikasinya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim, Musyahrim di Samarinda, Rabu.
   
Dia melanjutkan, jumlah guru bersertifikasi yang baru terdapat 12.351 orang atau belum sampai 50 persen dari total jumlah guru tersebut, terdiri dari guru di jenjang TK, SD, SMP, dan SMA maupun yang sederajat baik guru di sekolah negeri maupun swasta.
   
Rinciannya adalah, untuk guru TK/RA yang telah bersertifikasi sebanyak 119 orang dari total jumlah tenaga pendidik yang mencapai 5.361 orang.
   
Kemudian untuk jenjang SD/MI terdapat 5.925 guru yang bersertifikasi dari total 23.764 guru, di jenjang SMP/MTs terdapat 3.216 guru bersertifikasi dari total guru yang mencapai 11.005 orang, dan di jenjang SMA/MA/SMK terdapat 3.091 guru bersertifikasi dari total 8.442 guru yang tersebar di 10 kabupaten/kota.
   
Menurutnya, sertifikasi guru di Kaltim dimulai sejak 2006. Untuk mengikuti sertifikasi, maka guru harus minimal berpendidikan S1, sementara di Kaltim masih banyak guru yang masih berpendidikan SMA hingga D3, terutama pada jenjang TK/RA.
   
Guna menjadikan guru berpendidikan minimal S1, lanjut dia, pihaknya sejak tahun 2010 hingga kini telah menyekolahkan ribuan guru, sehingga mereka bisa kuliah hingga S1, sedangkan bagi yang sudah S1, sebagian juga telah dibiayai melalui program beasiswa Kaltim Cemerlang hingga lulus S2.
 
Hal ini dilakukan karena guru memang harus berijazah sarjana (S1), jika belum, maka guru tersebut tidak boleh mengajar. Kewajiban guru berijazah sarjana atau diploma IV merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.pay.

Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Radio Disdik

e-Aplikasi

Selengkapnya
Selengkapnya

Link Direktori

IndexGaleri Foto

IndexOpini & Ulasan

alt text Kamis, 19 Mei 2016

Involusi Pendidikan Guru

KUALITAS guru merupakan faktor utama penentu keberhasilan fasilitasi pendidikan ialah hal yang tak terbantahkan. Hanya saja, dengan melihat kompetensi profesional dan pedagogis guru dalam hasil Uji Kompetensi

Selengkapnya

Copyright © 2015 Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Developed by Numesa